PoinTru.com - Menjelang puncak musim mudik Lebaran 2026, Pertamina bersama sejumlah platform fintech meluncurkan program "Mudik Digital" yang mengintegrasikan pembayaran bahan bakar, navigasi rute, dan layanan darurat dalam satu ekosistem aplikasi terpadu. Program yang diluncurkan secara resmi pada 4 Maret 2026 ini bertujuan mentransformasi pengalaman mudik-tradisi pulang kampung tahunan yang melibatkan lebih dari 100 juta pergerakan manusia-menjadi lebih efisien dan terdigitalisasi.
Ekosistem Mudik Digital Pertamina
Inti dari program ini adalah integrasi MyPertamina dengan empat platform fintech besar: GoPay, OVO, DANA, dan LinkAja. Integrasi ini memungkinkan pemudik untuk membayar BBM di lebih dari 7.500 SPBU tanpa perlu uang tunai. Fitur "Pre-Order BBM" memungkinkan pemudik memesan dan membayar BBM di SPBU tujuan hingga tiga jam sebelumnya, sehingga tidak perlu antre. Fitur ini diujicobakan pertama kali di 200 SPBU strategis di jalur Pantai Utara Jawa dan Lintas Sumatera.
Cashback dan Insentif Digital
GoPay memberikan cashback 10 persen untuk pembelian BBM Pertamax Turbo via GoPay selama periode mudik, dengan maksimum cashback Rp 50 ribu per transaksi. OVO menawarkan reward poin triple, sementara DANA menyediakan voucher diskon restoran di rest area yang dapat diklaim setelah transaksi BBM.
"Mudik bukan hanya perjalanan fisik. Bagi kami, mudik adalah momen membuktikan bahwa ekosistem digital bisa membuat pengalaman perjalanan jutaan keluarga Indonesia menjadi lebih nyaman dan lebih hemat," kata Direktur Pemasaran Pertamina.
Data dan Proyeksi Mudik 2026
Kemenhub memproyeksikan 107 juta pergerakan pemudik selama Lebaran 2026, dengan lebih dari 65 persen menggunakan kendaraan pribadi. Jika 30 persen saja dari pemudik berkendaraan menggunakan pembayaran digital untuk BBM, potensi nilai transaksi digitalnya bisa menembus Rp 8 triliun selama periode mudik.
| Program | Platform | Benefit |
|---|---|---|
| Pre-Order BBM | MyPertamina | Anti antre |
| Cashback 10% | GoPay | Maks Rp 50 ribu |
| Triple OVO Points | OVO | Berlipat reward |
| Voucher Rest Area | DANA | Diskon makan |
Kementerian ESDM sedang mengkaji kemungkinan mengintegrasikan program subsidi BBM berbasis digital ke dalam ekosistem MyPertamina mulai 2027, yang berpotensi menjadi transformasi digital sektor energi paling besar dalam sejarah Indonesia sekaligus menandai era baru pengelolaan subsidi yang transparan dan tepat sasaran.