PoinTru.com - Kalender di dinding belum berganti bulan, namun para amil zakat sudah mulai bekerja. Begitu Ramadan 1447 H diprediksi dimulai pada 19 Februari 2026, loket-loket penerimaan zakat fitrah resmi dibuka di seluruh penjuru Indonesia. Ini bukan hanya soal kapan membayar—ini adalah soal strategi nasional untuk memastikan puluhan juta jiwa mustahik menerima haknya tepat waktu, tepat jumlah, dan dalam kondisi yang bermartabat.
Kronologi Penting yang Perlu Dicatat
Awal Ramadan 1447 H diperkirakan pada 19 Februari 2026—momen pembukaan resmi loket zakat secara nasional. Cuti bersama Nyepi jatuh 18 Maret, diikuti Hari Raya Nyepi 19 Maret yang berpotensi mengganggu operasional logistik di sejumlah wilayah. Cuti bersama Idulfitri 20 Maret menjadi puncak arus pembayaran, dengan Idulfitri H1 pada 21 Maret 2026 sebagai batas akhir waktu afdhal sebelum salat Id.
Perbedaan Muhammadiyah dan Pemerintah
Perlu dicatat bahwa Muhammadiyah, yang menggunakan metode hisab wujudul hilal, berpotensi menetapkan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026—sehari lebih awal dari prediksi pemerintah. Perbedaan ini akan diselesaikan secara resmi melalui Sidang Isbat Kementerian Agama. Muzakki disarankan tidak menunggu kepastian Sidang Isbat untuk membayar zakat, melainkan membayar di Waktu Mubah jauh sebelum polemik penetapan tanggal muncul.
Outlook ke Depan
Kementerian Agama dan BAZNAS berkoordinasi untuk memastikan informasi resmi jadwal zakat fitrah 1447 H tersampaikan merata ke seluruh masjid dan mushala di Indonesia sebelum 19 Februari 2026. Untuk berita terkait lainnya, kunjungi Sitemap.