PoinTru.com - Di tengah kesibukan membangun karier musik dan menyelesaikan studi S2 di Manchester, Vidi Aldiano mengambil tanggung jawab sosial yang tidak banyak artis seusianya mau emban: pada 2014, ia resmi ditunjuk sebagai Duta HIV/AIDS oleh Yayasan AIDS Indonesia dan mengemban peran tersebut hingga 2016. Bagi Vidi, jabatan ini bukan sekadar embel-embel "artis peduli sosial"-ia adalah komitmen nyata untuk menggunakan platformnya sebagai penyanyi populer guna menyentuh isu yang selama ini masih sangat terstigmatisasi di masyarakat Indonesia.
Lagu "Membiasakan Cinta": Seni sebagai Kampanye Kesehatan
Sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai duta, Vidi merilis lagu "Membiasakan Cinta" pada 2014-sebuah karya yang dirancang bukan untuk memenangkan chart musik, melainkan untuk menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang tidak menghakimi dan mudah diterima oleh kalangan muda. Pendekatan ini sangat khas Vidi: menggunakan musik sebagai medium edukasi yang terselubung, berbicara tentang topik yang berat dengan bahasa yang lembut dan mengundang simpati bukan rasa takut.
Filantropi: Dari Kitabisa.com hingga Perpustakaan Flores
Komitmen sosial Vidi tidak berhenti di HIV/AIDS. Melalui program Birthday Funding di platform penggalangan dana Kitabisa.com, ia mengajak penggemarnya untuk menjadikan hari ulang tahunnya sebagai momen memberi, bukan menerima. Ia juga terlibat dalam penggalangan dana untuk pembangunan perpustakaan di Flores, NTT-sebuah daerah yang kebutuhan infrastruktur pendidikannya masih sangat mendesak. Pada 2018, Vidi ikut serta dalam kolaborasi musik "Semua Murid Semua Guru" bersama Andien, Tulus, dan mendiang Glenn Fredly-sebuah proyek yang merayakan semangat pendidikan dan keberagaman Indonesia.
"Kalau kamu punya suara yang didengar banyak orang, gunakan suara itu untuk hal-hal yang lebih besar dari sekadar karier kamu sendiri. Itu yang diajarkan orang tua saya sejak kecil." - Vidi Aldiano
Modal Sosial yang Produktif secara Etis
Yang membedakan keterlibatan sosial Vidi dari banyak artis Indonesia yang juga melakukan kegiatan serupa adalah kedalaman keterlibatannya. Ia tidak hanya menempel nama di sebuah program dan berfoto, melainkan benar-benar merancang karya seni dan kampanye komunikasi yang lahir dari pemahamannya tentang apa yang dibutuhkan audiens agar mau mendengarkan isu-isu yang sulit.
| Kegiatan Sosial | Tahun | Keterangan |
|---|---|---|
| Duta HIV/AIDS | 2014-2016 | Yayasan AIDS Indonesia |
| Membiasakan Cinta | 2014 | Lagu kampanye HIV/AIDS |
| Birthday Funding | Aktif | Penggalangan dana via Kitabisa.com |
| Perpustakaan Flores | Aktif | Penggalangan dana infrastruktur pendidikan NTT |
| Semua Murid Semua Guru | 2018 | Kolaborasi Andien, Tulus, Glenn Fredly |
Warisan sosial Vidi Aldiano-sebagai duta HIV/AIDS, penggalang dana pendidikan, dan pemrakarsa kampanye kesehatan melalui musik-adalah dimensi dari dirinya yang sering kali tenggelam dalam narasi tentang kesuksesannya sebagai penyanyi dan pengusaha. Namun bagi mereka yang mengenal Vidi lebih dalam, dimensi sosial ini justru adalah yang paling mencerminkan siapa dia sesungguhnya.